
Beberapa hari yang lalu aku bertemu seseorang. Dia merupakan wanita yang dulu pernah hadir dalam mimpi2ku, yang kini telah menjadi milik orang.
Dalam pertemuan pertama kami setelah dia menikah tiga bulan lalu itu, secara spontan aku langsung memanggil dan mendekatinya, begitu juga dirinya berjalan mendekatiku tanpa ragu.
Karena udah lama gak ketemu, kami langsung saling berjabat tangan sebagai tanda saling bermaafan, mumpung masih dalam suasana lebaran.
Dan anehnya, saat aku menjabat tangannya dengan erat, dia ikut membalas sehingga kedua mata kami saling tatap satu sama lain sehingga membuat aku bicara tanpa beban tuk menanyakan keadaannya.
Dalam pembicaraan tersebutlah kuketahui bahwa dirinya sedang hamil dua bulan (meski sebelumnya ku udah tahu dari seorang teman) dan kondisi kesehatannya saat ini sedang menurun, dengan berat badan lebih rendah dari biasanya.
Selepas pertemuan itu, ternyata getaran-getaran cinta dari diriku masih tersisa untuknya. Aku selalu teringat dan terbayang wajahnya.
Sebenarnya aku udah berusaha menepis semua perasaan tersebut, namun semakin aku berusaha menjauh bayangan itu seolah semakin nyata, dan dia selalu hadir setiap malam menjelang lelap tidurku.
Astagfirullah...
Dosakah aku yang masih menyimpan rasa pada wanita yang dimiliki orang lain? Sementara rasa yang kumiliki ini bukan lagi kehendakku.
Jika semua itu merukan dosa, maka ampuni aku ya Allah....